Cara Membuat Bootable Flashdisk

Advertisement
Assalamualaikum teman-teman Ymobile4 apa kabar kalian semuanya, semoga selalu sehat jasmani dan rohani. Pada artikel ini saya akan membahas Cara Membuat Bootable Flashdisk dangan aplikasi Portable yang simple dan sangat ringan tidak memakai banyak RAM yaitu Rufus dan software utamanya adalah Windows, sebagai contoh pembelajaran saya menggunakan Windows 10 Pro dengan file berformat ISO.

Untuk sobat Mobiller yang belum tau apa itu Bootable Flashdisk, Bootable Flashdisk adalah sebuah flash disk yang berisi installer windows yang dapat melakukan Booting  pada komputer dan leptop, Bootable Flashdisk merupakan media instalasi sistem oprasi alternatif yang sangat mudah dan efisien ketimbang menggunakan DVD, klo sudah dimengerti kita mulai tutorialnya.

Windows Set Up
Windows Set Up
1. Langkah Pertama adalah Menyiapkan Software Rufus, kalian dapat mendownloadnya secara gratis dari website resmi Rufus  software ini gratis tanpa trial
2. Kedua Siapkan File ISO Windows, kalian bisa mendownloadnya dari Windows iso disini tersedia lengkap dari windows 7 sampai windows 10, 32bit dan 64bit, trial selama 30 hari.
3. Flask Disk yang berukuran 8GB atau lebih, dan pasangkan pada port USB kamu,usakan Flash Disk sehat jangan menggunakan merek abal abal atau Flash Disk KW. 
4. Sebelum membuat bootable cek terlebih dahulu format partisi pada hardisk kalian dengan cara sebagai berikut :
  • Langkah pertama pada All Program buka Windows System dan pilih Command Prompt
  • Masukan perintah Diskpart
  • Tekan Enter, dan Masukan kembali perintah list disk
  • Maka akan tampil seperti sebuah informasi keterangan Hard Disk milik kamu yang menyatan Type GPT atau MBR
  • Jika posisi * berada pada bagian GPT maka Hard Disk kalian menggunakan GPT, jika pada posisi DYN artinya Hard Disk menggunakan MBR
  • Kembali Ke Rufus dan Windows ISO, Jalankan aplikasi Rufus
  • Tampilan Utama Rufus pada saat pertama kali dibuka akan langsung menunjukan informasi Flask Disk kalian
  • Klik Icon DVD pada bagian Kanan bawah Rufus dan cari lokasi dimana kalian menyimpan File ISO Windows
  • Jika sudah memilih file ISO akan terlulis di bagian Bawah Rufus Using Image xxx dimana xxx adalah nama File Iso Windows milik kalian
  • Pada pilihan Partition scheme and target system type, kembalilah ke point nomor 4 diatas pilih sesuai Scheme Hard Disk kalian.  seperti pada gambar dibawah ini saya menggunakan GPT partition Scheme for UEFI karna saya sendiri menggunakan GPT dan Main Board Terbaru dengan Bios System UEFI
Bootable Flashdisk
  • Setelah memilih ISO dan Scheme klik tombol Start, Jika muncul peringan penghapusan data pada Flash Disk Pilih Ok
  • Proses menyalinan data dari ISO ke Rufuh sudah berjalan dan ini akan memakan waktu, lama atau tidaknya tergantung kecepatan komputer kalian 
  • Jika proses penyalinan data sudah selesai Rufus akan meberikan informasi Ready pada bagain bawah dan detail lainnya pada bagian Log
  • Jika semuanya berjalan dengan baik maka Flask Disk siap digunakan untuk Instalasi Windows.

Setelah Membuat Bootable Flashdisk, Untuk melakukan Instalasi Windows kalian harus menentukan Device Priority Boot pada Bios, dan Device itu sendiri adalah Flask Disk yang sudah kita buat sebagai Urutan Pertama pada Boot Device, Untuk masuk ke Sistem Bios setiap Mainboard berbeda beda tapi tidak jauh dari F2 atau Del, 
Jika saat instalasi windows pada proses pemilihan lokasi untuk Windows terjadi Error windows cannot be installed to this disk gpt, atau windows cannot be installed to this disk mbr, Silahkan membuat ulang  Bootable Flashdisk dengan format yang sesuai pada hardisk kamu, apakah itu GPT atau MBR, lakukan pada komputer atau leptop lain, karna komputer kamu sudah tida ada Sistem Oprasinya setelah penghapusan partisi Disk C.
Demikian tutorial Cara Membuat Bootable Flashdisk, semoga artikel dari saya ini bermanfaat, jika ada pertanyaan dan hal yang belum dipahami silahkan tulis di kolom komentar, saya admin Seven Terimakasih atas kunjungannya.
Advertisement

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon